Tempat Pengobatan Nyeri Pinggang di Tangerang dan Palembang Terbaik dan Paling Dicari

Tempat Pengobatan Nyeri Pinggang di Tangerang dan Palembang Terbaik dan Paling Dicari

Tempat Pengobatan Nyeri Pinggang – Ada banyak kemungkinan penyebab nyeri punggung bawah atau pinggang, dengan sebagian besar bersifat mekanis. Ini sering dikaitkan dengan spondylosis, degenerasi piringan sendi intervertebralis tulang belakang karena keausan sehari-hari. Selain itu, ada beberapa kondisi kesehatan yang berpotensi menyebabkan nyeri punggung bawah.

Mayoritas kasus akut nyeri punggung bawah terkait dengan keseleo atau ketegangan pada ligamen, tendon, atau otot, yang menopang punggung bawah. Ini biasanya terjadi ketika seseorang bergerak sedemikian rupa untuk meregangkan punggung, atau mengangkat sesuatu yang terlalu berat, yang menyebabkan robekan pada jaringan ikat. Cedera karena berolahraga, kecelakaan mobil, atau keadaan lainnya, pada akhirnya dapat menyebabkan kompresi tulang belakang, hernia diskus, dan kompresi saraf.

Degenerasi Tulang Belakang dan Diskus Intervertebralis

Seiring bertambahnya usia, wajar jika piringan sendi tulang belakang yang kenyal kehilangan integritas melalui proses yang dikenal sebagai spondylosis. Diskus atau piringan sendi ini biasanya bertanggung jawab untuk melindungi tulang individu tulang belakang saat mereka bergerak satu sama lain selama menekuk. Pada orang tua, diskus intervertebralis tidak dapat memberikan dukungan jenis ini ke area punggung bawah, yang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah.

Ketika piringan sendi intervertebralis melemah, tingkat kompresi yang signifikan dapat menyebabkan perubahan posisi yang membuatnya menonjol keluar. Ini dikenal sebagai herniasi. Nyeri punggung bawah juga bisa terjadi akibat ini.

Stenosis tulang belakang adalah kondisi lain yang menyebabkan sakit punggung. Ini melibatkan penyempitan tulang belakang di satu area setidaknya. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada saraf di sekitarnya. Spondylolisthesis adalah kondisi lain di mana terjadi perpindahan dari tulang belakang, karena tergelincir dari tempatnya. Ini juga dapat menekan saraf dan menyebabkan nyeri punggung bawah.

Baca Juga: Tempat Pengobatan Stroke di Tangerang dan Palembang Terpercaya dan Mujarab

Radiculopathy

Jika akar saraf tulang belakang tertekan, meradang, atau cedera, tekanan pada saraf tersebut dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, atau sensasi lain seperti kesemutan, di berbagai area tubuh, tergantung pada saraf yang terkena. Radiculopathy adalah istilah untuk kondisi ini, dan biasanya dikaitkan dengan hernia diskus yang merusak akar saraf tulang belakang.

Sciatica adalah jenis radiculopathy yang melibatkan kompresi saraf skiatik, saraf utama ke kaki. Ini bertanggung jawab untuk transmisi sensasi dan aktivitas motorik dari dan ke bokong serta bagian belakang kaki. Linu panggul dapat menyebabkan nyeri yang tajam dan membakar di punggung bawah, bokong, dan (biasanya) satu kaki. Ini juga dapat menyebabkan mati rasa dan kelemahan otot yang terkena pada kasus yang parah.

Kondisi yang Mendasari

Untuk beberapa pasien, nyeri punggung bawah mungkin muncul karena kondisi medis yang mendasari yang harus ditangani untuk mengatasi rasa sakit. Kondisi tersebut meliputi:

  • Osteoartritis
  • Artritis reumatoid
  • Osteoporosis
  • Endometriosis
  • Fibromyalgia
  • Batu ginjal
  • Tumor atau kista
  • Infeksi
  • Kanker

Faktor Risiko Nyeri Pinggang

Meskipun siapa pun dapat terkena nyeri punggung bawah, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan gejala tersebut. Faktor risiko tersebut meliputi:

  • Usia: Kebanyakan kasus awalnya muncul antara usia 30 dan 50 tahun. Risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, karena hilangnya kekuatan tulang dan elastisitas otot.
  • Kebugaran: Orang yang memiliki tingkat kebugaran rendah lebih mungkin terpengaruh karena otot inti dan perut yang lebih lemah.
  • Kehamilan: Wanita hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami nyeri punggung bawah, karena perubahan hormonal yang menyebabkan perubahan pada sendi panggul, dan peningkatan berat badan.
  • Berat: Berat badan yang berlebihan meningkatkan tekanan pada tulang belakang dan otot punggung.
  • Riwayat keluarga: Seseorang dengan riwayat keluarga dengan kondisi terkait seperti spondilitis lebih mungkin terkena.
  • Pekerjaan: Orang yang memiliki pekerjaan kasar yang melibatkan angkat berat, mendorong atau menarik memiliki risiko lebih besar.

Dan terapi merupakan bentuk perawatan yang paling aman, nyaman dan tepat untuk kondisi gangguan kesehatan semacam ini. Terutama tempat pengobatan sinusitis di Tangerang dan Palembang yang dikembangkan oleh RS Medical Hacking. Dan fasilitas tersebut dapat Anda gunakan dengan menghubungi mereka di halaman ini. Selain itu, mengkonsumsi madu hutan segar juga sangat baik untuk menunjang perawatan. Untuk informasi lebih lanjut serta pemesanan untuk madu hutan segar dari RS Medical Hacking, klik di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here