MENU

5 Khasiat Jamu Kuno Indonesia untuk Kesehatan

27/07/2021
Rate this post

RS MEDICAL HACKING - Jamu atau minuman herbal tradisional Indonesia kuno ini kembali populer di tahun 2020. Pada puncak pandemi COVID19, orang-orang di seluruh dunia bergegas ke supermarket dan tinggal di rumah sesering mungkin untuk menghindari tertular virus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, di Indonesia, tren yang tidak biasa muncul dengan sendirinya. Orang-orang di Indonesia mulai menimbun Jamu, minuman herbal tradisional yang dikenal dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan.

Hampir tidak dikenal oleh konsumen di luar Indonesia, Jamu telah dibuat sendiri dan dikonsumsi selama lebih dari 1.200 tahun sejak Kerajaan Mataram di Jawa. Yang biasanya menggunakan bahan-bahan segar dan mentah seperti asam jawa, lengkuas, jahe, dan kunyit. Ramuan herbal dan bersahaja yang manjur ini dibuat oleh nenek, penduduk desa, dan bahkan kaum urban, dan juga baru-baru ini tersedia bagi wisatawan yang mengunjungi warung (restoran) dan panti pijat setempat. Para praktisi kesehatan tradisional Jawa dan Bali sering menggunakannya dalam sesi penyembuhan mereka juga.

Jadi mengapa Jamu merupakan suplemen kesehatan yang sangat baik? Berikut adalah lima manfaat teratas yang menjelaskan alasannya:

Banyak Digunakan untuk Sifat Anti-Peradangannya

Kunyit adalah bahan yang populer dalam perawatan karena sifatnya yang sangat kuat. Ini pertama kali digunakan sebagai pewarna, dan secara bertahap menjadi bahan utama dalam banyak cabang pengobatan tradisional. Kunyit mengandung kurkumin yang mengurangi pembengkakan, nyeri, sakit kepala, dan osteoartritis. Beberapa orang juga menggunakannya untuk penyakit radang usus, gatal, stres, dan juga depresi. Dipadukan dengan rasa yang bersahaja, sedikit pahit, dan unik, tak perlu diragukan lagi peran superstarnya di semua jamu.

Mempromosikan Kesehatan Jantung yang Baik

Berbagai bahan Jamu berkontribusi pada jantung yang lebih baik dan lebih sehat. Dipercaya secara luas bahwa kunyit mencegah serangan jantung dan diabetes. Sementara asam, mengurangi kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan jantung karena kandungan potasiumnya. Selain itu, madu menurunkan tekanan darah dan sangat bagus untuk kesehatan jantung dan mata karena kandungan antioksidannya yang tinggi secara alami. Jahe menurunkan kadar kolesterol untuk membantu gaya hidup sehat dan seimbang Anda. Menarik bukan bagaimana nenek moyang kita dari berabad-abad yang lalu menyadari efek positif dari ramuan herbal dan memasukkan semuanya ke dalam minuman jamu yang enak, lezat, dan buatan rumahan?

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Daging Kambing

Tinggi Antioksidan

Jamu dapat merawat tubuh serta pikiran Anda secara holistik, dapat mengisi kembali tubuh Anda dengan berbagai mineral dan vitamin yang kuat untuk vitalitas serta tingkat energi yang optimal. Asam jawa kaya akan senyawa organik, menjadikannya yang terdepan karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Madu pun mengandung antioksidan dalam tingkat yang tinggi, sementara jeruk nipis dapat meremajakan kulit Anda, meningkatkan kadar vitamin C Anda, serta membantu penyerapan zat besi.

Detoks Alami untuk Hati dan Ginjal

Bagi banyak dari kita, terutama kaum urban yang penuh dengan gangguan, memiliki gaya hidup bersih dari makanan yang baik, sehat, dan alami setiap hari bukanlah hal yang mudah. Seiring dengan semua camilan larut malam, hidangan prasmanan yang penuh bahan tidak sehat, dan pesta malam dengan minuman berpemanis buatan, kita jarang berhenti untuk mendengarkan tubuh kita.

Untungnya, minum Jamu dapat membantu mengatur ulang akumulasi racun dalam tubuh Anda. Jahe, kunyit, dan asam adalah bahan yang sangat baik untuk membantu detoksifikasi hati dan ginjal Anda, memurnikan Anda dari dalam ke luar untuk melepaskan kekebalan dan kekuatan alami Anda. Jahe juga dapat mengisi kembali kadar zat besi, natrium, vitamin A dan juga vitamin C, flavonoid, serta fitonutrien untuk tubuh Anda.

Meningkatkan Pencernaan dan Kesejahteraan

Asam adalah sumber serat makanan yang sangat baik, yang mengikat racun, garam empedu dan kelebihan kolesterol, dan kemudian mendetoksifikasi mereka keluar dari tubuh dengan aman dan bersih. Ini adalah pencahar alami yang umum digunakan, membantu pencernaan dengan lembut dan mengurangi ketidaknyamanan perut karena sembelit.

Kadang-kadang juga disebut "buah pelangsing" karena efektivitasnya dalam praktik penurunan berat badan. Jahe pun dapat meningkatkan berat badan yang lebih sehat dan membantu sistem pencernaan. Terakhir, madu menenangkan banyak penyakit ringan, mengurangi gejala batuk, dan meningkatkan kualitas tidur. Jamu benar-benar menyembuhkan Anda luar dan dalam, memberi Anda ketenangan pikiran dan kulit bercahaya!

ARTIKEL TERKAIT
26/02/2024
Waspada Dampak Main HP Depan Anak Bisa Ganggu Komunikasinya

Waspada Dampak Main HP Depan Anak Bisa Ganggu Komunikasinya - Dalam era saat ini, ponsel atau HP telah menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Orang tua juga menghabiskan banyak waktu dengan ponsel mereka. Artikel ini membahas efek penggunaan yang tidak bijak dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, terutama dalam hal kemampuan berbahasa. Bahasa Anak dalam […]

24/02/2024
Intip Pilihan Menu Sehat Untuk Menjalankan Ibadah Puasa

Intip Pilihan Menu Sehat Untuk Menjalankan Ibadah Puasa - Ketika bulan Ramadhan tiba, keluarga Muslim sering berkumpul untuk menikmati hidangan lezat selama waktu sahur dan berbuka. Menikmati hidangan favorit yang gurih adalah cara yang tepat untuk menandai akhir puasa. Dalam memilih makanan untuk sahur dan berbuka, penting untuk memperhatikan agar tetap bertenaga dan sehat selama […]

23/02/2024
Ibu Kini Bersyukur Sembuh Dari Sakitnya, Ini Kisahnya

Ibu Kini Bersyukur Sembuh Dari Sakitnya, Ini Kisahnya- Asam lambung seringkali menjadi topik yang tidak terlalu diperhatikan, tetapi sangat penting bagi kesehatan tubuh kita. Ketika berbicara tentang kesehatan lambung, asam lambung adalah salah satu hal yang perlu dipahami dengan baik. Dalam artikel ini, kami akan membahas apa itu asam lambung, mengapa itu penting, dan bagaimana […]

22/02/2024
Cek Warna Urinemu Sebagai Tanda Kesehatan Ginjal

Cek Warna Urinemu Sebagai Tanda Kesehatan Ginjal - Dalam beberapa bulan terakhir, terdapat peningkatan kasus gagal ginjal akut pada anak-anak usia 6 bulan hingga 18 tahun. Data pada tanggal 18 Oktober 2022 menunjukkan adanya 189 kasus yang dilaporkan, dengan dominasi terbesar terjadi pada anak-anak berusia 1-5 tahun. Gagal ginjal, baik pada orang dewasa maupun anak-anak, […]

Profil Terapis
Fitri Yanti, S.E, A.Ma.Ph, Akp
umi ana terapis medicalhacking.com
Herna M, Akp
M Fahri Nasution, Akp
Syukrina Nur Lailli Rahayu, A.Md.Kep, Akp.
Yudis Wiransyah, S.Kom, MTCNA, Akp
M. Supriadi Dayan Matondang, Akp.
Testimoni
Liputan Media
© RS Medical Hacking.com
WhatsApp